pertanianSenin, 22 September 2008 | 14:55:10 BALI BUAT PROYEK PERCONTOHAN TANAMAN PISANGformatnews - Denpasar, 22/9 (ANTARA) : Dinas Pertanian Propinsi Bali memperbanyak proyek percontohan pengembangan tanaman pisang tahan terhadap hama penyakit layu, dengan harapan mampu menjadikan daerah ini mandiri, tanpa tergantung dari produksi daerah lain."Pengembangan demplot tersebut menggunakan bibit berasal dari bongkol yang telah teruji tahan terhadap serangan bakteri yang menyebabkan penyakit layu pada tanaman pisang," kata Kepala Dinas Pertanian Propinsi Bali Ir Wayan Badra Wismaya di Denpasar, Senin. Ia mengatakan, demplot dibangun di sejumlah kabupaten/kota di Bali, dengan harapan pola pengembangan pisang bisa ditiru masyarakat setempat. "Kabupaten Jembrana dalam tahun 2009 akan mengembangkan tanaman pisang seluas 30 hektar," ujar Wayan Badra. Tujuh kabupaten dan satu kota lainnya di Bali juga melakukan hal yang sama, meskipun arealnya terpencar-pencar di sela-sela tanaman kelapa, coklat dan cengkeh. "Cukup sulit mencari lahan dalam satu komplek untuk pengembangan pisang, karena penanaman pisang dapat dipadukan dengan jenis tanaman lain," ujar Wayan Badra. Ia menambahkan, tanaman pisang tahan terhadap hama penyakit layu terus diintensifkan sejak tiga tahun terakhir dengan hasil yang cukup memuaskan. Bali memiliki tanaman pisang sebanyak 9,1 juta pohon selama tahun 2007 menghasilkan 145.394 ton, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 137.361 ton terdiri berbagai jenis buah pisang. Badra mengakui, meskipun produksi pisang meningkat, namun daerahnya hingga kini masih menerima pasokan pisang dari luar daerah, terutama dari Jawa timur. Bali setiap dua hari menerima pasokan pisang dua truk, baik untuk konsumsi maupun keperluan ritual keagamaan.*** |

